Selasa, 14 Mei 2013

mirrors


Aren't you something to admire, 'cause your shine is something like a mirrorAnd I can't help but notice, you reflect in this heart of mineIf you ever feel alone and the glare makes me hard to findJust know that I'm always parallel on the other side
'Cause with your hand in my hand and a pocket full of soulI can tell you there's no place we couldn't goJust put your hand on the glass, I'm here trying to pull you throughYou just gotta be strong
'Cause I don't wanna lose you nowI'm looking right at the other half of meThe vacancy that sat in my heartIs a space that now you holdShow me how to fight for nowAnd I'll tell you, baby, it was easyComing back into you once I figured it outYou were right here all alongIt's like you're my mirrorMy mirror staring back at meI couldn't get any biggerWith anyone else beside of meAnd now it's clear as this promiseThat we're making two reflections into one'Cause it's like you're my mirrorMy mirror staring back at me, staring back at me
Aren't you something, an original, 'cause it doesn't seem merely assembledAnd I can't help but stare 'cause I see truth somewhere in your eyesOoh I can't ever change without you, you reflect me, I love that about youAnd if I could, I would look at us all the time
'Cause with your hand in my hand and a pocket full of soulI can tell you there's no place we couldn't goJust put your hand on the glass, I'm here trying to pull you throughYou just gotta be strong
Yesterday is historyTomorrow's a mysteryI can see you looking back at meKeep your eyes on meBaby, keep your eyes on me
Now you're the inspiration for this precious songAnd I just wanna see your face light up since you put me onSo now I say goodbye to the old me, it's already goneAnd I can't wait wait wait wait wait to get you homeJust to let you know, you are
You are you are the love of my life Girl you're my reflection, all I see is youMy reflection, in everything I doYou're my reflection and all I see is youMy reflection, in everything I do
-Justin Timberlake-

Jumat, 10 Mei 2013

we are --nda ;)

Agak aneh baca title tulisan yang ini? hihihi

Ga tau kenapa kalo habis kenal sama orang itu senengnya adalah kita bisa punya temen-temen baru, pribadi baru, lingkungan baru, dan kesenangan baru lainnya.
Jadi real case-nya ya sejak pacaran sama Taruna-ku itu, udah kenal temen-temen baru dari berbagai kalangan, I mean dari yang mahasiswa biasa, kerabat dekatnya dari daerah lain, sesama taruna, dan yang paling seru adalah kenal sama pacar-pacar Taruna, sebutannya rekanita (re: rekan wanita hihi). Rekanita ini ada yang mahasiswa, ada yang udah kerja, ada juga yang sekolah di institut semi militer. Nah yang terakhir itu yang mau aku ceritain. Namanya Winda, pacar dia adalah temen deket Taruna-ku, sahabatan di dalam akademi. Kenal sama Winda baru kemarin malam, tapi udah kaya kenal beberapa bulan. Anaknya baik, lucu, santai dan nyenengin. Hubungannya sama title di atas ya karna namaku Dinda dan nama dia Winda. Sebenernya udah agak lama si patjar nyeritain tentang Winda, secara dia adalah pacar sahabatnya. Kalo cerita pasti bilangnya sama-sama namanya berakhiran -nda, sama-sama pakai jilbab, sama-sama pake behel (dulu) karna sekarang aku udah kepas behel, and finally I found her as my new friend. Lumayan kan kalo besok ke Bandung bisa numpang tidur tempat dia, hehe. Intinya, bertemanlah dengan semua kalangan asalkan dia tidak merugikan kamu :D

Kamis, 09 Mei 2013

gagal weekend

Dengan tidak mengurangi rasa hormat, aku nulis blog ini dengan keadaan mata ngantuk dan draft skripsi yang belum terselesaikan. Kenapa aku bela-belain untuk nulis duluan? Karena hari ini adalah hari-hari lain yang buat aku belajar jadi lebih dewasa.

Hari ini adalah Kamis yang di kalender itu warnanya merah, harapan si patjar sih dia bisa dapet liburan weekend tapi gagal karena gubernurnya ga kasih ijin, jadinya hari ini kita kaya biasanya cuma di rumah ngobrol dan melakukan aktivitas lainnya yang biasa aja, iya biasa, biasa banget. Bayangannya waktu awal ketemu sih bakal menyambut ekspresi ke-kangen-an-nya dengan sumringah, tapi pertama kali buka pintu mobil, ekspresi yang tadi aku harapkan ketutup sama cuaca panas hari tadi, ac mobil pun ga mempan.

***

As usual, sebelum aku anter sampe sekolah militer-nya itu, kita ngobrol-ngobrol sebentar dan yang tadi itu berasa lama luar biasa. Ga perlu ditulis di sini apa aja yang tadi kita obrolin, bayangin aja deh obrolan yang bisa bikin cewek sampe sesenggukan. Dan tau apa yang bisa ngobatin itu semua? Pelukan dan usapan jari-jarinya yang berusaha ngilangin air mataku.
Ya Allah, apalagi yang mau aku cari dari cowok lain. Hari ini aku nemuin kehebatan dia yang luar biasa. Dan tau kenapa? Ini adalah rekor dia karena bisa pacaran hampir satu tahun, biasanya? Ga lebih dari tiga bulan.
How lucky I am. Thanks God :")

Kamis, 02 Mei 2013

let me tell something...

Aku memang bukan blogger yang selalu rajin menulis disini, entah kenapa hari ini ingin sekali menambah tulisan di blog sendiri, setelah blog sebelumnya yang aku tulis hari ini juga..

Mei. Bulan dimana aku akan merayakan 1 tahun dengan Sersan Mayor Satu Taruna-ku. Di bulan yang sama pula, dimana aku memulai untuk berhubungan dengan laki-laki baik 5 tahun yang lalu. Laki-laki baik, ya, dia memang sangat baik, perilakunya santun dan sangat menghormati perempuan. Dia adalah kakak kelasku saat SMA. Kita masing-masing punya teman spesial di saat bersekolah dulu, sampai pada aku harus menjadi jomblo dan dia pun begitu. Kami menjadi dekat, dekat dalam arti sering berkomunikasi via sms tapi ga pernah saling tegur sapa saat di sekolah karena mantannya adalah kakak kelasku juga. Beberapa bulan seperti kakak-adik, dia pun memintaku untuk menjadi pacarnya. Pribadinya sangat dewasa, dan kebaikannya ga bisa dihitung. Jelas, dalam hubungan dia yang selalu mengerti aku. Sampai usia 4 tahun pacaran kami, aku mulai jenuh dengan hubungan yang seperti ini. Kebaikannya yang super membuat aku berfikir dia cuma jadi laki-laki yang flat.
Masalah timbul berawal dari kita jarang bertemu karna dia harus KKN dan di saat itu aku menemukan sosok teman lamaku yang tiba-tiba muncul dan mengisi hari-hariku. Dulu memang dia anak kecil yang nakal, tapi sekarang berubah 180° karena sekolah di Institut semi militer. Aku berubah menjadi sosok yang tidak berfikir panjang, aku memutuskan untuk memutuskan hubungan dengan pacarku saat itu. Aku berada dalam titik kejenuhan yang tinggi. Hingga seminggu kemudian aku menemukan hal yang membuat aku tidak menyesal kenapa harus membiarkannya pergi dari hatiku. Dia dekat dengan teman sesama KKNnya. Ya, aku mengetahui ini karena aku stalk message facebook-nya. Air mata yang sama sekali tidak menetes saat kami putus, tiba-tiba membanjir ketika aku membaca pesan-pesan yang aku anggap ga wajar. Dia melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan di belakangku. Dan saat itu aku berusaha untuk mengikhlaskan semuanya.
Memang, di depan teman-temanku, aku tidak berusaha untuk menyalahkan atau menjelek-jelekkannya, dia memang tidak seharusnya dijelek-jelekkan, dia adalah pria yang baik, sama seperti penilaianku saat kami awal kenal. Hanya dengan cara ini aku bisa membalas kebaikannya selama 4 tahun kebersamaan kami, aku pun sakit hati.
Sekarang dia sudah bekerja di kantor pajak, aku tau dia pantas untuk itu, melihat dari dulu usahanya tidak pernah berhenti untuk mengangkat derajat orang tua dan keluarganya. Maafkan aku, aku tau sebenernya kamu sendiri pun tidak tau kalo aku mengetahui hubunganmu dengan partner kkn-mu dulu, tapi syukurlah jika sekarang kalian memang benar-benar bisa menjalin hubungan, doaku menyertai kalian berdua. :)

what-so-called-romantis

Memasuki bulan ke-5  di tahun ini. Bulan yang sama, tahun lalu, aku sudah berani untuk kembali membuka hati, untuk laki-laki yang baru pastinya. Agak terlalu cepet sih emang, tapi ga bisa di-anggur-in lama cowok lucu ini, hehe.
Bukan sekedar lucu sebenernya, sekitar 1 bulan aku gantungin dia karena aku masih pengen tau dia kayak apa, maklum aja sih baru kenal 3 bulan.. Kalo disuruh jujur sejujur-jujurnya, di awal jadian belum ada rasa sayang yang bikin aku harus nerima dia jadi pacarku, tiba-tiba aku terima aja gitu. Sebulan, dua bulan jalan sih biasa aja, senengnya cuma karna ada pacar baru, ga kesepian lagi, ya walaupun kontak-kontakan cuma tiap hari Rabu, Sabtu, Minggu, harus kemakan omongan sendiri setelah dulu bilang anti banget pacaran sama Taruna dan ternyata ada sebuah rasa kebanggan kalo lagi jalan sama dia dan seragamnya, kita bakal jadi pusat perhatian orang-orang sekitar, harus ikutan jaga sikap juga kalo lagi sama dia dan seragamnya, seru sih ;)
Ngrasa mulai sayang beneran itu baru setelah beberapa bulan. Taruna yang satu ini hebatnya luar biasa kalo masalah nutupin mood yang lagi jelek. Aku sebagai objek yang jadi sebab dia bete, ga tau kalo waktu itu dia lagi kesel, karna di depan dia kaya biasa aja tetep bersikap manis kaya biasanya, baru deh pas udah balik dianya bilang sebenarnya seharian bete. Aku jadi sadar kalo dia hebat banget dalam masalah ini, aku aja ga sadar kalo dia lagi kesel sama aku.
Dia emang tipe yang cuek, jadii kalo ada hal-hal kecil yang dia lakukan dan buat aku itu ga biasa, aku senengnya luar biasa. pernah waktu habis jalan-jalan dan lewat toko bunga, dia langsung berhenti dan turun dari mobil cuma beli setangkai bunga mawar merah, setangkai doang sih cuma kalo itu dikasih sama pacar kamu yang bukan tipe romantis, mendadak bahagia banget lah. Besoknya, kita ada acara nginep di pantai bareng keluargaku. Malemnya kita, aku sama dia berdua aja, duduk pinggir pantai ngobrol sampe tengah malem, dinginnya angin pantai udah ga kerasa deh itu, hehe. Dan yang ga disangka-sangka, si muka-security-hati-hellokitty ini ngasih puisi ke aku, puisi dadakan yang dia buat waktu itu juga. Akunya lebih mau ke ngakak sih, tapi ngliat dia paling engga ada usaha untuk jadi romantis, aku nya speechless deh. Hal romantis lainnya adalah kalo pas dia bilang "I LOVE YOU". Bukannya apa-apa, hampir setahun pacaran ini, dia ga akan pernah bilang seperti itu kalo emang ga perlu. Misalnya kalo kita lagi kangen dan lama ga ketemu, kalo dia tau aku habis masak (dia bahagianya ga ketulungan kalo tau aku masak), dan kalo kita lagi ngomong serius, baru dia bilang cinta-cinta-an gitu. Dan hampir setahun usia pacaran kita ini, ga pernah lho dia bilang aku cantik, sama sekali :"). Pacarku yang sekarang emang bener-bener beda sama yang sebelum-sebelumnya, selain karna dia adalah Taruna, tapi juga sifatnya. Di saat yang lain sering memuji kecantikan pacarnya, dia baru ngatain aku cantik itu dulu pas aku pake hi heels. Tapi bohong banget kalo hal-hal tadi bikin aku jadi ga sayang sama dia, he has his own way to express his feeling, right?
Jadi kaya gini lho kalo pacaran sama calon Perwira (aamiin), hatinya emang agak dingin, tapi ada sisi-sisi lain yang nunjukin kalo dia adalah pribadi yang hangat. N.A. 
 
Cute Hello Kitty 13