It was so sweet at that time, bcz I think people nowadays won't use handwriting greeting like this, they prefer to use their gadget than a piece of paper. Terlepas dari itu, kata-katanya sangat meluluh-lantakkan *halah* yang membaca. Do you remember about those words at last part, Sir? However, we have our own life now. Thankyou for the gift and for being my best when we were in past :)
Jumat, 18 Oktober 2013
Just found ummm...
Sore tadi sehabis nyiapin baju untuk mandi sore, tiba-tiba pengen aja gitu bersihin laci yang di kamar. Dimulai dari laci paling atas, banyak barang-barang yang harus dibuang karna ga penting lagi, ada lah sampe satu kresek besar gitu. Lanjut ke laci kedua, ga begitu banyak barang yang harus dibuang, ada beberapa kardus kecil dan dokumen-dokumen. Di pojokan laci itu, ada semacam kertas di dalam amplop warna pink, aku ambil dan inget itu adalah kertas ucapan ulang tahun, 5 tahun lalu. Kaya gini,
Sabtu, 06 Juli 2013
I'm a proud girlfriend
Let me review my holiday several days ago and just had time to write the post now because I got sick after went back home.
July 2, 2013, was his big day and big day for his family too. Beside of Praspa Day, my boyfie also became the reader of Sumpah Perwira in front of Mr. President Susilo Bambang Yudhoyono, how proud I was :)
He is changed, changed to be better. Then he bought a cake for his parent and said that the cake was being bought by used his first salary. I know he is a family man, he loves his family so much.
Oh God lead me to be stronger, long distance relationship is not easy for weak person, and I know that I'm strong enough to pass this phase. I love his family. Please take care of them there.
Sabtu, 22 Juni 2013
Last Sunday
Sunday, the end of week, the end of his time to study in Akademi as well. Hmmm, sebenarnya males sih tadi pagi kalo harus menyaksikan kepergian patjar, toh minggu depan juga ketemu pas pelantikan di Surabaya, berhubung dia yang minta jadi yaudah..
Bayangannya ga seberat kenyataannya tadi sih, waktu taruna-taruna berhamburan keluar gerbang, ada sisa-sisa kesedihan di wajah mereka, ada yang sujud syukur di depan gerbang utama, disitu baru aku ngrasain gimana beratnya, entah mereka yang meninggalkan atau kita yang ditinggalkan.
Sambil lari-lari, aku liat dia menghampiri kita, menjabat tangan ibuku lalu memeluknya, terus mengusap lembut kepalaku dan aku membalas mengusap pipinya, ada kekhawatiran bercampur kesedihan dari matanya, dan setelah itu lanjut menuju bis sambil lari terburu-buru.
Well, sekarang baru kerasa sedihnya, weekend ku sudah tidak seindah dulu hehe. At least, he is my present. Welcome distance ;)
Kamis, 20 Juni 2013
See you in another town :)
Ini minggu-minggu tersibuk untuk patjar, kegiatan padat menjelang Praspa-nya nanti. Hari ini ada salah satu tradisi yang rutin dilakukan oleh Taruna saat mereka akan sudah menyelesaikan pendidikan di Akmil dan sebelum melaksanakan Praspa, it used to be called as Kirab. Tahun lalu aku udah nonton sih, bedanya ya dia masih dibilang junior dan masih main Lokananta, sebutan drumband-nya Akmil, tapi tadi berhubung mereka yang di-Kirab, jadi ya cuma jalan aja tanpa bawa alat Lokananta.
Untuk pertama kalinya aku tadi liat upacara dan sambutan, biasanya ya tinggal nonton pas udah jalan aja. Keselnya adalah karna butuh waktu yang lama untuk nemuin pacar sendiri. Tau kenapa? Karna seragam nya sama semua lengkap dengan topi Pet dan potongan rambut yang sama pula, ditambah lagi cuma liatin dari belakang. Namanya jodoh sih, hehe, akhirnya ya ketemu juga si patjar :')
Ngobrol udah, foto-foto udah, sembari berkenalan sama temen-temennya pun udah. Mereka jalan, aku nya pindah tempat. Tadi itu hujannya deres banget, dan benerlah, pas mereka lewat ya kondisinya basah kuyub, but it couldn't stop me to see his smile :)
Saatnya mereka masuk Akademi, it felt like, oh God he will leave this town soon. On the other hand, I'm proud of him, he is heading to his future. See you in other town, with another title called Perwira :)
Rabu, 29 Mei 2013
idk
It has been more than one year and 'lil bit hard for me to place those things to the trash. Yes, those things were beautiful at that time. Seperti saat kita sudah menyimpannya rapi di dalam lemari, tapi dengan tidak sengaja membukanya dan melihat memori itu kembali, bukan aku yang menginginkannya tapi ada perasaan lain yang membuat aku berat untuk memindahkannya ke 'tempat sampah'. Let say I am stupid. Aku merasa ada sesuatu yang belum selesai dan bukan aku yang seharusnya menyelesaikan. Aku merasa tidak adil dengan keindahan yang sudah aku dapat sekarang. Hmmmm I will let God to hold all of these $%#@!*&%!!@* things.
Langganan:
Postingan (Atom)




